Skip to main content

Sebuah Prolog Basi



Ketika niat baik di salah artikan.
Ini yang namanya Pembunuhan Karakter.
Serasa lagi terlibat dalam intrik drama korea.
Ada orang-orang yang demi mengamankan posisi sendiri, biarlah teman dan saudara jadi kelihatan buruk dimata orang.
Ada juga orang-orang yang dengan setia dicuci otaknya oleh si karakter Antagonis. Mendengarkan dengan penuh seksama hanya karena yang disampaikan sesuai dengan ego, tidak dengan hati kecil. Dan astaga.., kemudian dengan bangganya mengumbar kabar hasil pencucian otaknya ke setiap orang yang mau mendengar berasa sudah menjadi orang yang paling tau segalanya.
O ya, ada juga orang-orang yang diharapkan sebagai tempat bercurah hati, tapi tidak disangka tidak diduga ternyata juga sudah termasuk golongan di atas.
Hingga di pertengahan cerita ini, sang Protagonis memilih untuk pasrah, dan bertingkah patuh sesuai dengan apa yang diinginkan Keadaan. Karena pada tahap ini Keadaan tak berbicara apa-apa selain diam. Berharap Protagonis paham, "untuk saat ini, inilah yang terbaik".
Dari sini menuju akhir, satu per satu mulai bangun. Korban-korban antagonis mulai menyadari kejanggalan, berita hasil cuci otak diralat sedikit demi sedikit, dan tempat bercurah hati pun mulai bisa mendengar Keadaan. Karena Keadaan sudah mulai mampu berbicara.
Dan yah.. hasilnya memang selalu klise, yang benar akan selalu menang. Sang Protagonis hanya butuh bersabar dan bersabar. Karena bangunnya mereka tidak dalam sekejap. Karena tergelincirnya Antagonis pun butuh waktu.

Comments

Popular posts from this blog

grad day has done...

Scenic Views from Alaska So, yah...here it is... The Day After the Graduation day.. Mau ngapain?? what u gonna do next? well, sebenarnya gak harus nunggu wisuda buat nentuin kamu bakal jadi apa..sebelum wisuda, atau bahkan ketika masih kuliah pun, jika kamu mau, juga bisa kok.. but it-is-me..manusia penunda waktu..tabiaat yyang sangaaat...buruk..dan susah untuk dihilangkan. Didalam pikiran saia, mesti wisuda dulu biar jelas ntar mau kerja dimana. gitu..gila kan?? :( Maka ketika hari itu udah datang, baru deh bingung mikirin masa depan.. Mau kerja dimana? mau kerja kantoran atau outdoor? mau wirausaha atau jadi pegawai aja? mau ditempat favorit atau tergantung nasib? mau di ruangan ber AC atau ber "AC" (Angin Cepat alias kipas angin atau angin alami)? Mau gaji besar atau standar?? well, its up to me actually.. Tapi tentu saja, rasanya sekarang saia tidak dalam posisi bisa memilih.. (Walaupun para motivator akan selalu berkata yg sebaliknya.. -_-) Ta...

these words...

hmm...mumpung masih dalam suasana "falling", saia mau ngepost kata2 indah yg satu ini. Dapetnya dari a freind of mine named Mbak Nani..Great words.. " Bila belum siap melangkah lebih 'jauh' dengan seseorang, cukup cintai ia dlm diam,, Jika memang cinta dalam diammu itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam,, jika dia memang bukan milikmu, Allah(melalui waktu) akan menghapus cinta dalam diammu itu dengan memberi rasa yg lebih indah dan orang yang tepat,, biarkan cinta dalam diammu itu menjadi memori tersendiri pada sudut hatimu, menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu.. " bagaimana? indah kan? yah..kata2 yang mampu mengingatkan ku kembali bahwa hati ini hanya milikNya..bahwa aku telah terlalu egois menyandingkan Dia dengan dia..bahwa Dia Maha Pencemburu.. mungkin aku memang belum terlalu sempurna mempersembahkan hati ini hanya untukMu ya Rabb..Mohon Ampuni hamba..Engkau tahu hamba selalu berusah...

hahahha...funny kitty... :)